Ini Jawaban Kenapa Jantung Berdetak Kencang saat Berolahraga

Ini Jawaban Kenapa Jantung Berdetak Kencang saat Berolahraga
Ini Jawaban Kenapa Jantung Berdetak Kencang saat Berolahraga
Ada banyak alasan mengapa atau kenapa detak jantung berdetak lebih cepat/kencang saat melakukan aktivitas atau kegiatan olahraga.

Detak jantung sendiri bisa menjadi salah satu indikator jika seseorang melakukan aktivitas yang terlalu keras. Detak jantung normal di saat berolahraga juga perlu dikenali, agar kita sendiri tak berlebihan dalam melakukan segala bentuk aktivitas.

Memang, suatu hal yang berlebihan itu sangatlah tak baik, begitu juga dengan olahraga. Sekalipun memang memberikan manfaat untuk kesehatan, namun jika dilakukan secara berlebih, maka Anda bisa merasakan sakit saat melakukan gerakan olahraga, napas menjadi pendek dan bahkan detak jantung melewati batas normal.

Detak Jantung Lebih Cepat saat Berolahraga

Detak Jantung
Detak Jantung, via communitytable.parade.com

Saat memulai olahraga, diawali dengan pemanasan dan detak jantung akan mulai meningkat.

Semakin tinggi intensitas olahraga yang Anda lakukan, detak jantung juga kian meningkat. Jantung akan merespon setiap gerakan olahraga yang tercipta saat Anda melakukan aktivitas atau kegiatan fisik.

Beberapa alasan yang menyebabkan terjadinya peningkatan detak jantung. Beberapa di bawah ini akan dijelaskan.

1. Respon Cepat Jantung

Respon cepat jantung saat Anda beraktivitas fisik terjadi karena adanya permintaan oksigen di dalam otot.

Tentunya otot membutuhkan banyak oksigen untuk bisa berkontraksi saat Anda melakukan olahraga. Oksigen didapat dari adanya sel darah merah yang mengalir ke otot.

2. Organel Sel Otot

Di dalam sel otot, ada organel kecil yang disebut dengan nama mitokondria. Organel yang satu ini memiliki fungsi untuk menggabungkan oksigen dengan glukosa dan lemak, untuk membuat suatu ATP atau molekul energi dasar.

Sehingga di saat Anda sedang meningkatkan aksi otot di saat melakukan olahraga, maka jantung juga akan berdetak dengan cepat serta lebih keras dalam mengirimkan oksigen ke dalam sel otot Anda.

3. Suhu Tubuh

Selain itu, adanya peningkatan suhu tubuh dan lingkungan yang ternyata juga bisa meningkatkan denyut jantung melebihi batas normal.

Hal ini bisa terjadi dikarenakan adanya gerakan yang dilakukan secara terus-menerus selama melakukan kegiatan olahraga, yang membuat suhu tubuh menjadi meningkat, sehingga hatu juga harus dipaksa mengirim darah ke kulit.

Fungsi pengiriman darah untuk mendinginkan suhu tubuh sembari dengan terus memasok darah ke otot yang sedang bekerja. Maka dari itu, alasan yang membuat kenapa jantung berdetak lebih cepat saat berolahraga.

4. Alasan Lain

  • Ketakutan : Dengan cara yang sama ketika sedang berolahraga, maka berlari karena takut bisa meningkatkan detak jantung.
  • Dehidrasi : Terjadinya kekurangan air atau kekurangan cairan juga bisa menjadi penyebab jantung yang berdetak lebih cepat, karena jantung berusaha memompa darah ke kulit sehingga kulit tidak kepanasan.
  • Emosi : Emosi juga perlu diwaspadai karena bisa membuat jantung berdetak menjadi jauh lebih cepat saat olahraga.
  • Tekanan Darah Tinggi/ Hipertensi : Apabila seseorang mengalami tekanan darah tinggi, maka dinding arteri menyempit dan tebal, sehingga membuat jantung berdetak dengan cepat.
  • Penyakit Jantung : Jika jantung seseorang mengalami masalah, maka ini bisa mengganggu kinerja jantung dan tentunya membuat jantung berdetak lebih cepat.
  • Anemia : Hemoglobin yang terhambat saat membawa darah ke seluruh sistem syarah membuat jantung berdetak cepat karena tubuh kekurangan zat besi.
  • Meningkatnya Hormon Adrenalin : Hormon adrenalin seperti kondidi sakit atau stres bisa meningkat dan menyebabkan jantung berdetak dengan cepat.
  • Obat-obatan : Beberapa jenis obat-obatan juga bisa menjadi salah satu faktor terjadinya detak jantung yang cepat. Alangkah baiknya segera konsultasikan terhadap dokter Anda. [1]

Panduan Detak Jantung saat Olahraga

Pada saat melakukan olahraga, tak ada salahnya Anda untuk tetap bisa memperhatikan detak jantung. Di bawah ini akan tersaji infografik mengenai panduan detak jantung berdasarkan usia.

Batas atas dipergunakan untuk target detak jantung dalam setiap aktivitas atau olahraga dengan intensitas yang tinggi. Sementara itu, batas bawah merupakan target detak jantung dalam setiap olahraga atau kegiatan dengan intensitas yang menengah.

Detak Jantung Normal dalam 1 Menit Berdasarkan Rentang Usia

Selain dari panduan di atas, Anda sendiri juga bisa memperkirakan batas maksimal detak jantung Anda saat berolahraga dengan cara sebagai berikut :

220 - (usia Anda) = perkiraan batas maksimal detak jantung saat berolahraga

Untuk penghitungan yang jauh lebih tepat, Anda bisa melakukan tes latihan secara bertahap. Disarankan juga Anda melakukan konsultasi lebih dahulu kepada dokter apabila memang Anda memiliki kondisi kesehatan atau medis tertentu. Karena pengobatan atau kondisi medis juga bisa ikut mempengaruhi batas maksimal detak jantung seseorang. [2]

Detak Jantung Cepat, Tapi Tubuh Baik-baik Saja. Harus Bagaimana?

Keputusan untuk lanjut atau berhenti berolahraga sangat bergantung dari seberapa cepat detak jantung dan kondisi tubuh Anda. Pada umumnya memang detak jantung meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas.

Denyut jantung yang meningkat terjadi jika Anda belum terbiasa dalam melakukan olahraga dengan intensitas tinggi karena ketersediaan oksigen yang mulai berkurang. Sakit, demam dan lain sebagainya juga bisa menjadi penyebab detak jantung menjadi tak normal.

Jika memang Anda melakukan olahraga seharian dan merasakan detak jantung yang jauh lebih cepat dari biasanya, alangkah baiknya untuk menghentikan aktivitas serta melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter. [3]

Irama Jantung Tidak Normal?

Seberapa cepat detak jantung memang bukan menjadi satu-satunya faktor yang perlu diingat saat mempertimbangkan kesehatan tubuh. Irama detak jantung juga tak kalah penting.

Jantung harus berdetak dengan irama yang mantap dan berdetak secara teratur.

Bisa dikatakan normal jika detak jantung bervariasi karena adanya respon terhadap olahraga, terjadi kegelisahan, gembira dan takut. Namun, jika Anda merasa jantung berdegup cepat dan kencang, terlalu cepat atau bahkan terlalu lambat, segera bicarakan dengan dokter atas gejala Anda.

Kesimpulan

Respon cepat jantung saat Anda sedang melakukan aktivitas fisik terjadi karena adanya permintaan oksigen di dalam otot. Otot butuh banyak oksigen untuk berkontraksi saat sedang berolahraga.

Oksigen diperoleh dari sel darah merah yang mengalir ke otot. Di dalam sel otot, ada organel kecil yang disebut dengan mitokondria yang memiliki fungsi untuk menggabungkan oksigen dengan glukosa dan lemak untuk membuat ATP atau molekul energi dasar.

Sehingga saat Anda meningkatkan aksi otot saat sedang berolahraga, maka jantung juga bisa berdetak lebih cepat dan keras untuk mengirimkan oksigen ke dalam sel otot Anda.

Untuk menghindari terjadinya lonjakan denyut jantung secara berlebih, disarankan untuk selalu melakukan pemanasan sebelum berolahraga serta mengakhiri olahraga juga dengan fase pendinginan.
Advertisement