Bolehkah Vegetarian Makan Telur? Boleh, Ini Faktanya!

Bolehkah Vegetarian Makan Telur? Boleh, Ini Faktanya!
Bolehkah Vegetarian Makan Telur? Boleh, Ini Faktanya!
Apabila mendengar kata "vegetarian", yang ada di benak Anda pasti orang yang tak mengonsumsi sumber hewani sama sekali. Orang-orang semacam ini hanya mengonsumsi buah, sayur atau bahkan kacang-kacangan.

Bahkan, beberapa jenis asupan makanan yang bernutrisi seperti susu dan olahan susu yang lain seperti keju dan yoghurt juga tak dikonsumsi oleh para vegetarian.

Lantas, tentu terlintas di benak, bagaimana jika itu telur? Apakah masih boleh vegetarian mengonsumsi telur?

Bolehkah Vegetarian Makan Telur?

Telur Ayam
Telur Ayam, via hindustantimes.com

Apabila menarik garis lurus, telur ayam merupakan salah satu produk hewani yang mana dihasilkan oleh ayam. Sama halnya dengan susu yang pada dasarnya dihasilkan dari perasan sapi.

Para ilmuwan juga akhirnya bersepakat untuk memberikan jawaban atas perdebatan lawas mengenai telur apakah vegetarian atau non-vegetarian. Jawaban dari para ilmuwan, telur itu vegetarian.

Namun, selanjutnya ilmuwan menambahkan jika hanya terdapat 3 bagian pada telur, yakni :
  1. Kulit
  2. Kuning telur, terdiri atas protein, kolesterol dan lemak
  3. Putih telur (albumen), mengandung protein

Mereka para vegetarian atau bahkan Anda, masih boleh untuk mengonsumsi telur ayam, dan bagi yang mengonsumsinya masih tetap dikatakan sebagai seorang yang vegetarian.

Hal ini bisa terjadi karena telur yang biasanya dikonsumsi itu tak mengandung embrio ayam sama sekali. Sehingga, bisa dikatakan jika unsur hewani yang ada di dalam telur tersebut bisa dikatakan tidak ada.

Fakta Tentang Telur yang Diperuntukkan untuk Dikonsumsi

Telur Ayam
Telur Ayam, via npr.org

Berbicara mengenai telur yang biasa dikonsumsi dan telur yang dierami, ada sebanyak 2 macam proses yang bisa membedakannya.

Telur yang memang diperuntukkan untuk dikonsumsi ialah telur yang memang secara sengaja dipisahkan dari induk ayam dari proses pengeraman. Jadi, setelah telur tersebut dihasilkan oleh ayam betina, maka petani langsung memisahkannya. Maka dari itulah tak ada embrio ayam sedikitpun yang ada di dalam telur.

Ketika ayam petelur sudah menginjak usia 6 bulan, maka dia akan bertelur sebanyak 1 setiap harinya. Akan tetapi, ayam betina itu tak perlu dikawinkan untuk bisa menelurkan telurnya.

Nah, telur inilah yang dikenal sebagai telur yang tidak dibuahi dan banyak dijual di pasar lokal.


Namun, apabila Anda masih bingung, keputusan dalam mengonsumsi telur ayam atau tidak untuk seorang vegetarian, itu kembali lagi pada setiap individunya dan termasuk diri Anda sendiri. Hal ini juga ditentukan atas seberapa ketat batas vegetarian yang Anda lakukan.

Akan tetapi, sekali lagi perlu ditekankan di sini, telur ayam yang memang diperuntukkan untuk dikonsumsi sama sekali tidak mengandung unsur hewani yang ada di dalamnya.
Advertisement